Tetes aku bertetesan. Hembus aku berhembusan. Saat kulewati detak. Meranggas ia meninggalkan dewa. Di pinggir pilar ia bersinar mungil. Semua berpacu. Semua beradu. Mengejar waktu yang tak pernah berhenti. Di temaram senja telah kulukiskan. Sebuah getar yang berwana jingga. Di saat putaran roda menjelang tiba
Jumat, 15 Juli 2011
bukan inginku ... namun karenamu
remah-remah perih terasa makin pedih
hati yang sempat terburai, sembuh, dan kini mulai melepuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar